,

Internalisasi dan Pelepasan Pegawai

[Jumat,28/02/2020] Bertempat di Aula Bea Cukai Pasar Baru telah dilaksanakan internalisasi terkait Zona Integritas, Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di lingkungan Kantor Bea Cukai Pasar Baru. Internalisasi dibuka oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru, Kunawi. Dalam sambutannya, Kunawi berharap agar setiap pegawai memahami tugas dan fungsi masing-masing didalam subtim untuk mewujudkan Zona Integritas, Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di lingkungan Kantor Bea Cukai Pasar Baru.

Setelah kegiatan Internalisasi, acara dilanjutkan dengan pengenalan pegawai baru. Ada empat pegawai yang baru bergabung dengan keluarga besar Bea Cukai Pasar Baru, mereka adalah Ary Septita, Agung Ridho, Rizky Wahyu dan Reynaldi Pratama.

Selain pengenalan pegawai baru, pada kesempatan tersebut juga dilakukan pelepasan pegawai yang akan purnatugas. Tiyono yang telah mengabdi selama 13 tahun di Kantor Bea Cukai Pasar Baru, akhirnya memasuki masa pensiun. Beliau merupakan salah satu pegawai yang menjadi kebanggaan Kantor Bea Cukai Pasar Baru, salah satunya dalam bidang olahraga terjun payung. Tiyono tergabung dalam Persatuan Terjun Payung Bea dan Cukai (PTPBC) yang sudah berkali-kali mengikuti kejuaraan baik lokal maupun Internasional, salah satunya adalah ikut berpartisipasi dalam 2nd Prince Nayif bin abdul Azis Islamic Skydiving Championship & Riyadh Internasional Internasional Skydiving Championship Open 2015 di Riyadh, Arab Saudi. Kami ucapkan selamat datang dan selamat bergabung menjadi keluarga besar Bea Cukai Pasar Baru untuk pegawai yang baru bergabung, serta untuk Bapak Tiyono terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya selama 37 tahun di Bea Cukai.

, ,

Meningkatkan Pengetahuan Pengguna Jasa, Bea Cukai Pasar Baru adakan Coffee Morning Terkait Barang Kiriman

Dalam rangka membangun sinergi yang baik dengan pengguna jasa serta memberikan sosialisasi dan edukasi terkait dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 199/PMK.10/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Barang Impor Kiriman, Bea Cukai Pasar baru melaksanakan kegiatan Coffee Morning bertajuk Sosialisasi Peraturan Impor Barang Kiriman bertempat di Aula Bea Cukai Pasar Baru, Selasa (25/02/2020). Coffee morning dibuka oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru, Kunawi. Dalam sambutannya, Kunawi berharap agar pelaksanaan acara ini dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para peserta.

Sosialisasi yang di kemas dalam acara coffee morning ini, diharapkan dapat memberikan ruang diskusi yang interaktif antara pihak Bea Cukai Pasar Baru dengan pengguna jasa. Penyampaian materi barang kiriman disampaikan oleh Taufik Suharnanda selaku Peneliti Dokumen Tingkat Terampil Bea Cukai Pasar Baru. Sesuai dengan berlakunya PMK 199 tahun 2020 yang berlaku per tanggal 30 Januari 2020, salah satunya mengatur terkait dengan perubahan de minimus value (pembatasan bea masuk) sebesar USD 3 per penerima per hari.Selain itu, untuk komoditi selain tas, sepatu dan tekstil kebijakan fiskal yang diatur yakni bea masuk sebesar 7,5?n PPN 10%, sedangkan PPh tidak dikenakan.

, , ,

Joint Inspection dan Serah Terima Perkuat Hubungan Bea Cukai dengan Balai Karantina Pertanian

Kamis, 13 Februari 2020 – Bertempat di aula KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar, Bea Cukai Pasar mengadakan acara serah terima dengan Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok atas paket-paket kiriman pos yang tidak dipenuhi izin pengeluaran karantinya.

Serah terima dilakukan secara langsung oleh Kunawi selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasar kepada Ir. Purwo Widiarto, M. MA selaku Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, dengan disaksikan oleh Kepala SPP Jakarta 10900 PT Pos Indonesia, Batu Binumbun Sianturi.

Paket tersebut merupakan paket-paket tegahan dari luar negeri yang melalui PT. Pos Indonesia yang tidak dipenuhi izin pengeluaran Karantinanya. Paket yang di serahterimakan antara lain berisi Gecko, Laba-laba, Tarantula, Daging, Bulu Unggas, Keju dan Tanduk Rusa.
Selanjutnya paket-paket tersebut nantinya akan diproses lebih lanjut oleh Karantina sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan serah terima paket tegahan Lartas, Bea Cukai Pasar Baru dan Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok juga membahas tentang pengamanan paket-paket berbahaya lainnya khususnya paket yang membawa hama penyakit, sekecil apapun itu harus menjadi atensi lebih, agar hama penyakit tersebut tidak menyebar luas masuk ke Wilayah Indonesia, khususnya paket-paket yang berisi benih.

Dalam acara tersebut diharapkan juga agar membangun hubungan kerja antara Bea Cukai dan Karantina yang lebih baik lagi, agar nantinya dapat saling melengkapi dan mendukung demi terciptanya sinergi dalam pengawasan, khususnya untuk paket-paket berbahaya dari luar negeri yang masuk ke Wilayah Indonesia.

, , ,

P2KP mengenai Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain Tahun 2020

[Kamis, 13 Februari 2020] Bertempat diaula KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru telah dilaksanakan P2KP mengenai Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain Tahun 2020. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, mengeluarkan peraturan tentang pita cukai yang tertuang pada PER-16/BC/2019 tentang Bentuk Fisik dan/atau Spesifikasi Desain Pita Cukai Hasil Tembakau dan Pita Cukai Minuman yang Mengandung Etil Alkohol Tahun 2020.

Materi P2KP disampaikan langsung oleh Wahid Nurdi Hamzah selaku Kasubsi Penindakan dan Sarana Operasi. Dalam pemaparan tersebut, Wahid menyampaikan beragam ciri dan spesifikasi fisik mengenai pita cukai.

Pada acara ini peserta P2KP diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung cara untuk mengidentifikasi keaslian pita cukai dengan menggunakan kasat mata, kaca pembesar, scanning menggunakan holoreader dan lampu ultra violet (UV).

Pita cukai sendiri merupakan tanda pelunasan cukai dengan cara pelekatan untuk barang kena cukai, diantaranya rokok Sigaret, Cerutu, Hasil Tembakau Lainnya dan Minuman Mengandung Etil Alkohol.Desain pita cukai dilakukan pembaharuan berupa desain dan modifikasi tiap tahunnya untuk meminimalisir pelanggaran, karena pita cukai tersebut merupakan salah satu sumber pendapatan negara, apabila banyak pita cukai palsu, maka yang paling mendapat efek kerugiannya adalah negara

, ,

Apel dan P2KP Pengisian SPT, ALPHA dan LHKPN

Mengawali bulan Februari, Bea Cukai Pasar Baru melaksanakan agenda rutin bulanan, yakni apel di setiap tanggal 6 dan dilanjutkan dengan P2KP di lingkungan Kantor Bea Cukai Pasar Baru.

Pelaksanaan apel dipimpin oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Dwi Untung Supratikno dengan diikuti oleh seluruh pejabat eselon 4, 5, fungsional dan pelaksana di lingkungan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pasar Baru.

Dalam amanah pada apel tersebut, Dwi Untung menyampaikan bahwa dalam rangka penilaian Kantor Pelayanan Terbaik, diharapkan seluruh pegawai dapat memahami visi misi serta dapat berkontribusi penuh dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan P2KP terkait dengan Kewajiban Pegawai dalam Pelaporan SPT, LHKPN dan ALPHA yang pada kesempatan tersebut juga disampaikan oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Pasar Baru.

“Pejabat yang bisa jadi teladan itu penting. Kalau semua punya ambisi jadi teladan, saya nyaman saja. Hal kecil, teladan yang baik tapi sangat penting nilainya adalah kepatuhan. Maka, saya minta supaya para pejabat di lingkungan Kemenkeu adalah yang selalu bisa dibanggakan karena kepatuhan sangat tinggi.” ~ Sri Mulyani Indrawati ( Sosialisasi eLHKPN 2017 ).