UNTUK PERHATIAN BAGI PARA PENGGUNA JASA BARANG KIRIMAN INTERNASIONAL

Kepada Para Pengguna Jasa Kepabeanan dan Cukai khususnya Barang Kiriman

Bahwa dalam rangka meningkatkan kecepatan pelayanan dalam proses pemeriksaan pabean barang kiriman diimbau kepada pengguna jasa (penerima barang) untuk dapat mengirimkan kelengkapan data/dokumen sebagai berikut:

a. Bukti bayar pembelian barang yang tervalidasi (telegraphic transfer/TT) antara lain: Bukti tagihan kartu kredit, Bukti transfer bank, Paypal, Western Union, atau bukti pembayaran lain yang sah (valid).

b. Invoice asli

c. Copy link penjualan (website)

d. NPWP atas nama penerima barang jika ada

e. Dokumen pemenuhan ketentuan perizinan impor dari instansi atau Kementerian/Lembaga terkait, contohnya: Izin dari Kementerian Perdagangan, SKI BPOM, Izin alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan, dan SNI

Jika barang termasuk barang larangan dan/atau pembatasan, kelengkapan data/dokumen tersebut dapat dikirimkan melalui e-mail:

• ems.soetta@posindonesia.co.id
Untuk barang kiriman yang penyelesaian kepabeanan dilakukan di Kantor Tukar Pos Udara Soekarno Hatta (Bea Cukai Soekarno Hatta)

• bcpasarbaru@gmail.com
Untuk barang kiriman yang penyelesaian kepabeanan dilakukan di Kantor Pos Pasar Baru (Bea Cukai Pasar Baru)

• posbcjuanda@gmail.com
Untuk barang kiriman yang penyelesaian kepabeanan dilakukan di Pos MPC Surabaya (Bea Cukai Juanda)

• ngurahraicustoms@gmail.com / 800posint@posindonesia.co.id
Untuk barang kiriman yang penyelesaian kepabeanan dilakukan di Kantor Pos Denpasar (Bea Cukai Ngurah Rai)

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center Bravo Bea Cukai 1500225

JANGAN TERTIPU DENGAN YANG PALSU


Cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik tertentu.

Adapun pengertian karakteristik tertentu antara lain :
1. konsumsinya perlu dikendalikan;
2. peredarannya perlu diawasi;
3. pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup; atau
4. pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan, dikenai cukai berdasarkan undang-undang ini.

Barang yang dikenakan cukai lebih lanjut disebut Barang Kena Cukai (BKC) yang saat ini terdiri dari Etil Alkohol, Minuman Mengandung Etil Alkohol dan Hasil Tembakau.

Dalam pelaksanaannya atas BKC dilekati Pita CUkai. Selain sebagai bukti pelunasan atas cukai yang terutang, Pita Cukai juga berfungsi sebagai alat pengawasan.

Produk BKC yang paling sering kita jumpai dilapangan adalah produk Hasil Tembakau diantaranya rokok. Dalam kemasan rokok wajib dilekati dengan pita cukai.

Namun pada prakteknya kaang ditemui pita cukai yang tidak sesuai, antara lain:
1. Pita Cukai yang dilekatkan tidak sesuai dengan jenis kemasan/ peruntukannya
2. Pita cukai yang dilekatkan bukan milik perusahaan atau produk yang tertera pada pita cukai
3. Pita cukai yang dilekatkan merupakan pita cukai bekas
4. Pita Cukai yang dilekatkan palsu.

Peredaran pita cukai palsu selain merugikan negara dari segi penerimaan negara juga merugikan konsumen karena fungsi pengawasan yang melekat pada pita cukai palsu tidak berjalan sebagaimana mestinya

Apabila anda menemukan pita cukai palsu/ ilegal silakan menghubungi Bravo Bea Cukai melalui telepon 1500225