, , ,

BEA CUKAI PASAR BARU MUSNAHKAN BMN TAHUN 2021 SENILAI Rp. 241.072.700,-

Jakarta- Bea Cukai Pasar Baru menyelenggarakan acara Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) tahun 2021 pada, Selasa (06/04). Kegiatan pemusnahan tersebut bertempat di Aula Bea Cukai Pasar Baru Gedung Pos Ibukota Lantai 3 Jakarta Pusat.

Pemusnahan Barang Milik Negara ini dilakukan dalam rangka  tidak dapat dipenuhinya izin impor dari instansi terkait, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan, Polri, Karantina dan barang-barang yang ditegah oleh Bea Cukai Pasar Baru dengan alasan barang tersebut merupakan larangan dan/atau pembatasan (lartas) kesusilaan atau mengandung unsur pornografi, barang yang melebihi batasan pembebasan cukai, dan barang yang tidak diselesaikan kewajiban kepabeanannya atau barang yang ditolak oleh penerima barang yang disimpan dalam waktu lebih dari 60 hari.

BMN tersebut telah mendapatkan persetujuan pemusnahan sesuai dengan Surat Persetujuan Menteri Keuangan tentang Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kantor Pos Pasar Baru, terdiri atas barang asusila, busur, anak panah, senjata, part senjata, part kendaraan, barang bekas dan kotak kosong, alat kesehatan, kosmetik, obat-obatan, handphone dan aksesorisnya, sepatu, barang kena cukai dengan kondisi barang keseluruhan rusak, serta tanaman, tumbuhan lainnya, olahan daging dan hewan lainnya yang memerlukan izin karantina.

Kegiatan pemusnahan dihadiri oleh tamu undangan dari Kantor Wilayah DJBC Jakarta, PT.Pos Indonesia, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Polres Metro Jakarta Pusat, Balai Besar POM Jakarta, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, KPKNL Jakarta II, dan pegawai Seksi Penindakan dan Penyidikan dan Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru. Acara pemusnahan BMN Tahun 2021 ini dimulai dengan pemberian kata sambutan oleh Kepala Bea Cukai Pasar Baru, Kunawi dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan oleh Kepala Bea Cukai Pasar Baru bersama dengan Kepala Kantor Pos SPP Jakarta 10900, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya Balai Besar POM Jakarta, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan dan Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis Bea Cukai Pasar Baru.

Barang-barang yang dimusnahkan merupakan barang eks kepabeanan dan cukai dengan total perkiraan nilai barang sejumlah Rp. 241.072.700 di antaranya, barang yang mengandung unsur pornografi dan barang asusila lainnya yang melanggar UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi, cerutu, tembakau, rokok, cairan rokok elektrik, dan MMEA yang merupakan pembatasan impor melalui barang kiriman sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 199/PMK.010/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Impor Barang Kiriman, obat, suplemen, dan kosmetik yang tidak memenuhi izin impornya sesuai dengan Peraturan Badan POM Nomor 15 tahun 2020,  part senjata yang tidak memenuhi izin impor sesuai Perkapolri Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olahraga, alas kaki yang melebihi batas ketentuan sesuai dengan Pasal 26 huruf o Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2020 tentang Ketentuan Impor Alas Kaki, Elektronik, Serta Sepeda Roda Dua dan Roda Tiga, handphone yang melebihi batas ketentuan sesuai dengan Pasal 19 huruf c Permendag nomor 87/M-DAG/PER/10/2015 Jo. Permendag nomor 12 tahun 2018 Jo. Permendag nomor 121 tahun 2018 Jo. Permendag 24 tahun 2019, tanaman dan tumbuhan lainnya yang memerlukan Izin Karantina Tumbuhan Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 2002 tentang Kanrantina Tumbuhan, olahan daging dan hewan lainnya yang memerlukan izin karantina hewan sesuai PP 82 Tahun 2000 Tentang Karantina Hewan, dan part kendaraan bekas dan barang bekas lainnya yang tidak memenuhi izin impor sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 48 tahun 2015 tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor.

, , ,

KALEIDOSKOP BEA CUKAI PASAR BARU 2020

2020 menjadi tahun yang penuh dengan adaptasi baik sebagai individual ataupun sektoral. Tak mudah melaluinya, namun darisana kita belajar keluar dari zona nyaman, dengan menciptakan inovasi yang tidak pernah terduga sebelumnya🍃.

Dari 2020, kita belajar bahwa segala sesuatu yang rasanya tidak dapat dilakukan, ternyata dapat ditepis oleh suatu keadaan 🍂.

Nah yuk kita simak ulasan recap Kaleidoskop Bea Cukai Pasar Baru Tahun 2020! Check this out 😉

Story of Kale dioskop 2020

, , ,

Berkedok Impor Buku & mainan, sinergi Bea Cukai dengan Polres Metro Jakarta Pusat berhasil gagalkan penyeludupan 122,2 gr Kokain

Bersinergi dengan Tim Dakjar Narkotika Kanwil DJBC Jakarta dan Polres Metro Jakarta Pusat, Bea Cukai Pasar Baru berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis kokain di Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan

Pengungkapan penyelundupan kokain tersebut merupakan hasil pengembangan informasi rencana impor barang kiriman yang didapatkan oleh tim Dakjar Narkotika Kanwil DJBC Jakarta. Lalu  setibanya barang tersebut di Indonesia Bea Cukai Pasar Baru melakukan analisis pemindaian image x-ray dan pemeriksaan lanjutan atas barang kiriman tersebut yang mana dalam pemberitahuan impor barang kiriman hanya dicantumkan ‘Mainan’. Dari hasil analisis pemindaian image x-ray petugas Bea Cukai Pasar Baru mencurigai adanya kotak berisikan buku yang didalamnya terdapat serbuk berwarna Putih dengan berat ± 122,2 gram. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam dan berdasarkan Surat Hasil Pengujian Identifikasi Barang dari Balai Laboratorium Bea dan Cukai kelas I Jakarta dinyatakan bahwa barang kiriman tersebut merupakan Produk kimia yang mengandung narkotika golongan I jenis kokain.


Berdasarkan Surat Hasil Pengujian Identifikasi Barang tersebut, Bea Cukai melakukan serah terima ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk dilakukan proses lebih lanjut. Selanjutnya Tim Gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan Bea Cukai melakukan pemantauan pengiriman barang kiriman tersebut. Tim melakukan pengamatan dan penggambaran terkait situasi dan kondisi lokasi pada alamat paket tersebut. Lalu petugas pengiriman pos bertemu dengan seorang Ibu dari penerima barang yang menurut pengakuannya, penerima barang sedang bekerja dan tidak ada dirumah. Akhirnya, petugas pengiriman pos meninggalkan Surat Panggilan karena penerima barang tidak ada di alamat tujuan. Tim memutuskan untuk kembali ke kantor pos Jakarta Selatan


Setelah menunggu kurang lebih 5 jam di Kantor Pos Fatmawati, Tim melihat ada seorang pria berinisial MS yang mencari dan sedang menyelesaikan kewajiban pabean atas paket tersebut. Tim langsung melakukan penindakan setelah paket tersebut diterimal oleh MS. Menurut pengakuannya, ia hanya diminta untuk mengambil paket tersebut oleh JJTJ. Tim langsung bergerak untuk mencari JJTJ di kediamanya, dan berhasil mengamankan JJTJ yang diduga pemilik paket tersebut beserta barang bukti lainnya.

Atas penggagalan penyeludupan kokain ini Kombes Pol. Heru Novianto, S.I.K. selaku Kapolres Metro Jakarta Pusat dalam konfrensi persnya Selasa, 5 Januari 2021 mengapresiasi sinergi Bea Cukai dan Polres Metro Jakarta Pusat yang mana ditengah wabah virus Covid-19 ini tetap konsisten dan teliti dalam mengawasi barang-barang berbahaya khususnya narkotika yang masuk ke Indonesia melalui barang kiriman pos. Kunawi selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru juga menyampaikan bahwa sinergi antara Bea Cukai dan Polres Metro Jakarta Pusat sangat diperlukan, dan terus ditingkatkan agar dapat bersama-sama dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

, , ,

Pemberian Piagam Penghargaan dari Polres Metro Jakarta Pusat

[Selasa, 5 Januari 2021] Bertempat di Polres Metro Jakarta Pusat, diselenggarakan acara Pemberian Piagam Penghargaan dari Polres Metro Jakarta Pusat kepada KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru, atas kerjasama dan prestasi dalam pengungkapan peredaran gelap narkotika di wilayah kerja Kantor Pos Pasar Baru Tahun 2020.

Pemberian piagam penghargaan dilakukan secara langsung oleh Kombes Pol. Heru Novianto, S.I.K. selaku Kepala Kepolisian Resort Metro Jakarta Pusat kepada Kunawi selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru.

Dalam acara tersebut, Kombes Pol. Heru Novianto, S.I.K. selaku Kapolres Metro Jakarta Pusat, menyampaikan apresisasinya atas ketelitian pihak bea cukai dalam menyortir barang-barang berbahaya khususnya narkotika yang masuk ke Indonesia melalui barang kiriman pos. Kunawi selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru juga menyampaikan bahwa sinergi antara Bea Cukai dan Polres Metro Jakarta Pusat sangat diperlukan, dan terus ditingkatkan agar dapat bersama-sama dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Peran Bea Cukai Pasar Baru dan Polres Metro Jakarta Pusat memang sangat diperlukan karena menjadi garda terdepan terutama untuk peredaran gelap narkotika melalui barang kiriman Pos.

Dengan adanya pemberian piagam penghargaan tersebut, diharapkan Bea Cukai Pasar Baru dapat lebih meningkatkan kinerja nya bersama-sama dengan Polres Metro Jakarta Pusat untuk memberantas peredaran gelap narkotika melalui barang kiriman Pos.

, , ,

Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) tahun 2020

Jakarta- Bea Cukai Pasar Baru menyelenggarakan acara Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) tahun 2020 pada, Kamis (03/12). Kegiatan pemusnahan tersebut bertempat di Aula Bea Cukai Pasar Baru Gedung Pos Ibukota Lantai 3 Jakarta Pusat.

Pemusnahan Barang Milik Negara ini dilakukan dalam rangka tidak dapat dipenuhinya izin impor dari instansi terkait, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Perdagangan, Polri, Karantina dan barang-barang yang ditegah oleh Bea Cukai Pasar Baru dengan alasan barang tersebut merupakan larangan dan/atau pembatasan (lartas) kesusilaan atau mengandung unsur pornografi dan barang yang melebihi batasan pembebasan cukai.

BMN tersebut telah mendapatkan persetujuan pemusnahan sesuai dengan Surat Persetujuan Menteri Keuangan tentang Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kantor Pos Pasar Baru, terdiri atas barang asusila, kosmetik, part senjata, part kendaraan, pakaian bekas, obat-obatan, barang kena cukai dengan kondisi barang keseluruhan rusak, serta tanaman, tumbuhan lainnya, olahan daging dan hewan lainnya yang memerlukan izin karantina.

Kegiatan pemusnahan dihadiri oleh tamu undangan dari PT.Pos Indonesia, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Polres Metro Jakarta Pusat, Balai Besar POM Jakarta, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dan pegawai Seksi Penindakan dan Penyidikan dan Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru. Acara pemusnahan BMN Semester II Tahun 2020 ini dimulai dengan pemberian kata sambutan oleh Kepala Bea Cukai Pasar Baru, Kunawi dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan oleh Kepala Bea Cukai Pasar Baru Bersama dengan Kepala Kantor Regional IV Jakarta PT. Pos Indonesia, Kepala Bidang Penindakan Balai Besar POM Jakarta, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan dan Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis Bea Cukai Pasar Baru.

Barang-barang yang dimusnahkan merupakan barang eks kepabeanan dan cukai dengan total perkiraan nilai barang sejumlah Rp. 516.689.162 di antaranya, barang yang mengandung unsur pornografi dan melanggar norma kesusilaan, Peraturan Badan POM nomor 30 tahun 2017, Perkalpolri Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olahraga, Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 2002 tentang Kanrantina Tumbuhan, dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 48 tahun 2015 tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor.

, , ,

Bimbingan Teknis di Bidang Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP)

Dalam rangka meningkatkan kompetensi pegawai Bea Cukai Pasar Baru pada hari ini, 6 Oktober 2020 bertempat di Aula KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru telah dilaksanakan Bimbingan Teknis di Bidang Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) yang diikuti oleh para pegawai dari Seksi Penindakan dan Penyidikan

Dengan diadakannya kegiatan Bimbingan Teknis tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pengawasan Bea Cukai Pasar Baru terhadap ancaman penyelundupan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) melalui barang kiriman pos.

#ZonaIntegritasMenujuWBKWBBM2020
#BeaCukaiPasarBaruMakinBaik

, , ,

Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) tahun 2020

Jakarta- Bea Cukai Pasar Baru menyelenggarakan acara Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) tahun 2020 pada, Kamis (13/08). Kegiatan pemusnahan tersebut bertempat di Aula Bea Cukai Pasar Baru Gedung Pos Ibukota Lantai 3 Jakarta Pusat.

Pemusnahan Barang Milik Negara ini dilakukan dalam rangka tidak dapat dipenuhinya izin impor dari instansi terkait, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Perdagangan, Polri, Karantina dan barang-barang yang ditegah oleh Bea Cukai Pasar Baru dengan alasan barang tersebut merupakan larangan dan/atau pembatasan (lartas) kesusilaan atau mengandung unsur pornografi dan barang yang melebihi batasan pembebasan cukai.
BMN tersebut telah mendapatkan persetujuan pemusnahan sesuai dengan Surat Persetujuan Menteri Keuangan tentang Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kantor Pos Pasar Baru, terdiri atas barang asusila, kosmetik, part senjata, part kendaraan, pakaian bekas, obat-obatan serta barang kena cukai dengan kondisi barang keseluruhan rusak.

Pada kesempatan tersebut, dihadiri oleh tamu undangan dari PT.Pos Indonesia, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Polres Metro Jakarta Pusat, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dan pegawai Seksi Penindakan dan Penyidikan dan Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru. Acara pemusnahan BMN 2020 ini dimulai dengan pemberian kata sambutan oleh Kepala Bea Cukai Pasar Baru, Kunawi dan dilanjutkan dengan penandatangan Berita Acara Pemusnahan oleh Kepala Bea Cukai Pasar Baru Bersama dengan Kepala Kantor SPP Jakarta 10900, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Pasar Baru.
Barang-barang yang dimusnahkan merupakan barang eks kepabeanan dan cukai dengan total perkiraan nilai barang sejumlah Rp. 557.566.800 di antaranya, barang yang mengandung unsur pornografi dan melanggar norma kesusilaan, Peraturan Badan POM nomor 30 tahun 2017, Perkalpolri Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olahraga, Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 2002 tentang Kanrantina Tumbuhan, dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 48 tahun 2015 tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor.

, , ,

Bea Cukai Pasar Baru Atisipasi COVID-19

Menindak lanjuti Surat Edaran Menteri Keuangan dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pasar Baru melaksanakan arahan terkait pencegahan Corona Virus Disease-19 (Covid-19).

Sejak ditetapkan Covid-19 menjadi pandemi global oleh World Health Organization (WHO), Pemerintah Indonesia melalui Kementerian/Lembaga menghimbau agar dilakukan upaya pendektesian dini gejala Corona Virus. Atas hal tersebut, per tanggal 16 Maret 2020, Kunawi selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru, memberikan arahan untuk melaksanakan deteksi suhu badan di lingkungan Bea Cukai Pasar Baru, baik bagi pegawai, pramubakti dan juga pengguna jasa.

Selain itu, untuk melindungi keselamatan bagi pegawai, setiap pengguna jasa dihimbau untuk mengenakan masker dan memastikan untuk menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan lingkungan Kantor Bea Cukai Pasar Baru.

Dalam hal memastikan kesterilan wilayah Kantor, Bea Cukai Pasar Baru melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan di setiap ruangan kantor, tak terkecuali ruang pelayanan dan Tempat Penimbunan Sementara yang bertempat di Blok F, Gedung Pos Ibukota Jakarta pada Jumat (20/03).

Hal tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk upaya untuk mencegah penularan wabah dan menjamin kesehatan baik dari sisi pegawai maupun pengguna jasa.

Kendati demikian, diharapkan pengguna jasa untuk menaati aturan pemerintah baik pusat dan daerah untuk tetap berada dirumah. Terkait dengan pelayanan barang kiriman, pengguna jasa dapat melakukan via e-mail, webchat, dan media sosial Bea Cukai Pasar Baru untuk mengurangi potensi penyebaran virus melalui pelayanan tatap muka.

, , ,

Joint Inspection dan Serah Terima Perkuat Hubungan Bea Cukai dengan Balai Karantina Pertanian

Kamis, 13 Februari 2020 – Bertempat di aula KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar, Bea Cukai Pasar mengadakan acara serah terima dengan Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok atas paket-paket kiriman pos yang tidak dipenuhi izin pengeluaran karantinya.

Serah terima dilakukan secara langsung oleh Kunawi selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasar kepada Ir. Purwo Widiarto, M. MA selaku Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, dengan disaksikan oleh Kepala SPP Jakarta 10900 PT Pos Indonesia, Batu Binumbun Sianturi.

Paket tersebut merupakan paket-paket tegahan dari luar negeri yang melalui PT. Pos Indonesia yang tidak dipenuhi izin pengeluaran Karantinanya. Paket yang di serahterimakan antara lain berisi Gecko, Laba-laba, Tarantula, Daging, Bulu Unggas, Keju dan Tanduk Rusa.
Selanjutnya paket-paket tersebut nantinya akan diproses lebih lanjut oleh Karantina sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan serah terima paket tegahan Lartas, Bea Cukai Pasar Baru dan Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok juga membahas tentang pengamanan paket-paket berbahaya lainnya khususnya paket yang membawa hama penyakit, sekecil apapun itu harus menjadi atensi lebih, agar hama penyakit tersebut tidak menyebar luas masuk ke Wilayah Indonesia, khususnya paket-paket yang berisi benih.

Dalam acara tersebut diharapkan juga agar membangun hubungan kerja antara Bea Cukai dan Karantina yang lebih baik lagi, agar nantinya dapat saling melengkapi dan mendukung demi terciptanya sinergi dalam pengawasan, khususnya untuk paket-paket berbahaya dari luar negeri yang masuk ke Wilayah Indonesia.

, , ,

P2KP mengenai Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain Tahun 2020

[Kamis, 13 Februari 2020] Bertempat diaula KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru telah dilaksanakan P2KP mengenai Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain Tahun 2020. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, mengeluarkan peraturan tentang pita cukai yang tertuang pada PER-16/BC/2019 tentang Bentuk Fisik dan/atau Spesifikasi Desain Pita Cukai Hasil Tembakau dan Pita Cukai Minuman yang Mengandung Etil Alkohol Tahun 2020.

Materi P2KP disampaikan langsung oleh Wahid Nurdi Hamzah selaku Kasubsi Penindakan dan Sarana Operasi. Dalam pemaparan tersebut, Wahid menyampaikan beragam ciri dan spesifikasi fisik mengenai pita cukai.

Pada acara ini peserta P2KP diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung cara untuk mengidentifikasi keaslian pita cukai dengan menggunakan kasat mata, kaca pembesar, scanning menggunakan holoreader dan lampu ultra violet (UV).

Pita cukai sendiri merupakan tanda pelunasan cukai dengan cara pelekatan untuk barang kena cukai, diantaranya rokok Sigaret, Cerutu, Hasil Tembakau Lainnya dan Minuman Mengandung Etil Alkohol.Desain pita cukai dilakukan pembaharuan berupa desain dan modifikasi tiap tahunnya untuk meminimalisir pelanggaran, karena pita cukai tersebut merupakan salah satu sumber pendapatan negara, apabila banyak pita cukai palsu, maka yang paling mendapat efek kerugiannya adalah negara