,

Campus Visit Customs sebagai Jembatan Peraturan Kepabeanan

Dalam rangka memberikan informasi dan membangun opini publik tentang keberadaan, tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Bea Cukai Pasar Baru menerima kunjungan dari Institut STIAMI Jakarta, dengan mengangkat tema Campus Visit Customs yang bertajuk Campus Visit Customs sebagai Jembatan Peraturan Kepabenan, pada Jumat (3/05).

Acara di buka di Aula Bea Cukai Pasar Baru, dan diawali dengan sambutan Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru. Dalam sambutannya, Kunawi menyampaikan dengan dilaksanakannya kegiatan Campus Visit Customs, para mahasiswa dapat menjadi agen Bea Cukai dalam memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya mengenai proses barang kiriman luar negeri yang berada di Kantor Pos Pasar Baru untuk wilayah Jabodetabek dan Banten. <

Penyampaian materi mengenai barang kiriman, di sampaikan oleh Syafrizal selaku Kasubsi Pengolahan Data dan Dokumen, diantaranya pembaharuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.04/2018 tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman. Sedangkan, untuk materi pengawasan di sampaikan oleh Wahid Nurdi Hamzah selaku Kasubsi Penindakan dan Sarana Operasi. <

Dalam kegiatan tersebut juga turut di meriahkan dengan penampilan mini dari Balai Laboratorium Bea Cukai Jakarta dan demo dari tim k-9 Bea Cukai. Dengan dilaksanakan kegiatan tersebut, diharapkan para mahasiswa dapat menjadi agen-agen Bea Cukai dalam membanun opini public dan anti narkoba. <

APEL KHUSUS DALAM HAL PENEGAKAN INTEGRITAS

Jakarta – Menindaklanjuti Nota Dinas Direktur Jenderal nomor ND-321/BC/2019 tanggal 5 April 2019 tentang Pelaksanaan Apel Khusus dan Penegakan Integritas, Bea Cukai Pasar Baru telah melaksanakan Apel Khusus terkait Penegakan Integritas di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, bertempat di Lobbi Bea Cukai Pasar Baru pada Jumat, 12 April 2019.

Apel Khusus dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Bea Cukai Pasar Baru, dengan di pimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru. Kunawi menyampaikan agar pegawai Bea Cukai Pasar Baru tahu batasan-batasan dalam bekerja dan saling mengingatkan satu sama lain. Dalam hal ini, peran pimpinan selaku coaching, diharapkan dapat membimbing bawahannya dalam hal pelaksanaan tugas yang di emban. <

Dalam amanat tersebut tertuang penuh harapan dari pimpinan bahwasanya dalam melaksanakan tugas dan amanat, setiap pegawai harus memegang teguh nilai-nilai integritas yang telah disepakati bersama sejak menjadi bagian dari institusi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Selain itu disampaikan juga, agar setiap pimpinan tidak ragu dalam memberikan punishment atau reward kepada pegawai yang melanggar aturan atau memberikan prestasi untuk Institusi.

Sebagai institusi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat luas, para pegawai harus menunjukkan wajah institusi yang kredibel dan berintegritas, mengingat 70 persen pegawai merupakan pegawai berusia dibawah 30 tahun yang dalam pelaksanaan tugasnya langsung berinteriksi dengan masyarakat dan pengguna jasa. <

Sebagai pesan penutup, diharapkan setiap insan di Bea Cukai dapat meningkatkan kecerdasan baik fisik maupun mental sehingga dapat kuat dalam menghadapi setiap tekanan yang ada. Pembinaan mental salah satunya dengan pendekatan melalui spiritual dan pemberian motivasi kepada pegawai. <

Meningkatkan Keterampilan Pegawai, Bea Cukai Pasar Baru Mengadakan Pelatihan Desain Grafis

Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kompetensi pegawai, Bea Cukai Pasar Baru mengadakan kegiatan pelatihan design grafis bertempat di Aula Bea Cukai Pasar Baru selama dua minggu, dari tanggal 1 s.d. 10 April 2019. <

Kegiatan yang diikuti oleh para pegawai millenial dari berbagai Unit di Bea Cukai Pasar Baru, yang memiliki kreatifitas dan minat yang tinggi dalam bidang desain grafis, khususnya Corel Draw dan Adobe Photoshop.  Meskipun pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan setelah selesai jam kantor, namun tidak mengurangi antusiasme dan semangat para pegawai millennial dalam mengikuti pelatihan desain grafis. <

Pelatihan desain grafis ini dibimbing langsung oleh praktisi desain grafis yang memiliki pengalaman dalam bidangnya, yakni Budi Respati. Materi yang disampaikan oleh Budi Respati seputar pembuatan banner, poster, dan karya digital kreatif lainnya. <

Pelatihan yang telah berlangsung selama 9 kali pertemuan ini, diharapkan akan menambah pengetahuan, pengalaman dan kreatifitas para pegawai dalam membuat materi publikasi di media sosialisasi secara menarik dan informatif, sehingga pesan yang akan disampaikan dapat diterima oleh masyarakat luas.

,

Campus Visits Customs

Jakarta – Rabu (27/03), Dalam rangka memperkenalkan dan membangun opini publik mengenai instansi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, khususnya mengenai barang kiriman luar negeri, Bea Cukai Pasar Baru mengadakan kegiatan visitasi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta ke Kantor Bea Cukai Pasar Baru.

Dalam acara yang berlangsung di Aula KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru, Kunawi selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru memberikan sambutan didepan 60 mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta. Pada sambutannya, Kunawi menyampaikan terimakasih atas kesediaan mahasiswa dari Program Studi Manajemen Perdagangan dalam acara kunjungan study tour ke Kantor Bea Cukai Pasar Baru. “harapannya semoga teman-teman mahasiswa dapat menjadi salah satu agen Bea Cukai dalam hal memberikan informasi kepada masyarakat dan menjadi salah satu generasi muda anti narkoba”, ungkap Kunawi dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut hadir juga Kepala Program Studi Manajemen Perdagangan, Drs. Farmansyah Maliki S.E, Muhammad Raditya, dan Sri Handoko selaku Dosen Program Studi Perdagangan STEI. Kepala Program Studi Manajemen Perdagangan, Drs Farmansyah Maliki S.E menyampaikan harapannya dengan dilaksanakannya visitasi ke Kantor Bea Cukai, dapat memberikan gambaran mahasiswa dalam penerapan ilmu pergadangan internasional khususnya proses bisnis barang kiriman luar negeri yang ada di Jabodatabek dan Banten.

Penyampaian materi ketentuan barang kiriman luar negeri yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.04/2018, disampaikan oleh Syafrizal selaku Kasubsi Pengolahan  Data dan Administrasi Dokumen. Sedangkan untuk materi pengawasan impor barang kiriman disampaikan oleh Wahid Nurdi Hamzah selaku Kasubsi Penindakan dan Sarana Operasi. Dalam pemaparan materi tersebut disampaikan aturan pembebasan untuk impor melalui barang kiriman adalah sebesar FOB 75 USD untuk setiap penerima per hari. Disampaikan juga, agar para mahasiswa menjadi salah satu generasi anti narkoba, yang turut serta melindungi diri sendiri maupun masyarakat sekitar terhadap masuknya barang larangan dan pembatasan ke wilayah Indonesia.

Kegiatan Campus Visit Customs dilanjutkan dengan kunjungan ke Tempat Penimbunan Sementara, yang bertempat di lantai 1 Gedung Pos Internasional. Mahasiswa di di perkenalkan mengenai alur dan proses bisnis barang kiriman dari luar negeri. Selain itu, dalam hal tugas Bea Cukai sebagai community protector, tim dari K-9 melakukan aksinya dan mengajak para mahasiswa turut serta dalam demo yang dilaksanakan pada acara Campus Visit Customs hari ini. Tidak ketinggalan, tim dari Mini Laboratorium Bea Cukai Jakarta juga melancarkan aksinya dalam hal mengidentifikasi barang kiriman luar negeri yang masuk ke Kantor Pos Pasar Baru.

Diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan Campus Visit Customs, mahasiswa dapat menjadi agen-agen Bea Cukai dalam memberikan dan membangun opini publik khususnya dalam hal barang kiriman luar negeri.

,

PELAKSANAAN APEL BULAN MARET 2019

Jakarta- Dalam rangka meningkatkan kedisplinan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai khususnya di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean C Kantor Pos Pasar Baru, melaksanakan kegiatan apel bulanan yang dilaksanakan tanggal 6 di tiap bulannya.

Dalam kesempatan apel bulan Maret 2019, dipimpin oleh Agus Trissiyanto selaku Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Pasar Baru. Agus menyampaikan dalam meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan di Bea Cukai Pasar Baru, seluruh pegawai harus memperhatikan dan menindaklanjuti keluhan para pengguna jasa, agar tidak terjadi keluhan yang sama kedepannya.

Bea Cukai Pasar Baru yang khusus menangani barang kiriman luar negeri setiap bulannya menangani ribuan paket dan email untuk wilayah Jabodetabek dan Banten.

“Kita sebagai pelayan masyarakat, harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, seperti kecepatan membalas email, keramahan petugas frontdesk, dan kecepatan dalam menerima telepon untuk bravo bea cukai pasar baru”, ungkap Agus pada sambutannya.

Pada apel tersebut, Agus juga memimpin pembacaan Sikap Dasar DJBC  yang diikuti oleh 60 pegawai Bea Cukai Pasar Baru. Sikap Dasar tersebut merupakan salah satu acuan dasar, khususnya untuk para pegawai di lingkungan DJBC dalam bersikap dan bertindak dalam keseharian.

,

Memperingati Hari Pabean Internasional,Bea Cukai Pasar dan PT. Pos Indonesia Kuatkan Sinergi di Tahun 2019

Jakarta – Bertepatan dengan Hari Pabean Internasional ke-67, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kantor Pos Pasar Baru telah mengadakan sharing session bertemakan Kerja Bareng dengan PT Pos Indonesia untuk Bea Cukai Makin Baik pada Kamis (24/01). Kegiatan tersebut sejalan untuk mencapai sinergi antara Bea Cukai dan PT. Pos Indonesia, dalam hal ini sebagai mitra kerja Bea Cukai Pasar Baru.

Dalam sambutan Kepala Kantor Bea Cukai, Kunawi menyampaikan rencana kerja 2019 antara Bea Cukai dengan PT. Pos Indonesia khususnya dalam hal percepatan pelayanan  barang kiriman luar negeri yang berada di wilayah kerja Bea Cukai Pasar Baru untuk Jabodetabek dan Banten. “Percepatan layanan pada barang kiriman luar negeri dapat mengurangi komplain dari para pengguna jasa, dan diharapkan selain fokus pada pelayanan percepatan, PT. Pos Indonesia selaku penyelenggara Pos, khususnya Pos Internasional dapat turut serta membantu Bea Cukai dalam hal pengawasan barang kiriman tersebut”, ungkap Kunawi dalam sambutannya.

Kegiatan sharing session tersebut selain di hadiri oleh Pejabat dari Bea Cukai, juga dihadiri oleh Vice President Pos Internasional beserta staf dan jajarannya. Forum diskusi di bagi ke dalam 4 termin, termin pertama forum diskusi oleh Seksi Perbendaharaan, termin kedua oleh Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis, dilanjutkan forum diskusi dari Seksi Penindakan dan Penyidikan dan ditutup oleh forum diskusi dari PT. Pos Indonesia.

Dalam forum diskusi tersebut, Bea Cukai Pasar Baru dan PT. Pos Indonesia fokus kepada pembahasan Surat Penetapan Pembayaran Bea Masuk, Cukai, dan Pajak (SPPBMCP) terbuka. SPPBMCP terbuka merupakan bea masuk dan pajak dalam rangka impor yang wajib di lunasi oleh pemilik barang. Dalam kurun waktu dua tahun ini, data yang di peroleh dari Seksi Perbendaharaan per Januari 2019, Biling SPPBMCP terbuka Tahun 2017 sebanyak 194 dokumen dengan total tagihan Rp220.748.000 dan pada tahun 2018 sebanyak 167 dokumen dengan total tagihan Rp152.104.000. Tagihan-tagihan tersebut wajib di lunasi oleh penyelenggara pos selaku kuasa pemilik barang dalam jangka waktu 60 hari sejak tanggal penetapan SPPBMCP sesuai dengan PMK-112/PMK.04/2018.

Apabila SPPBMC tersebut tidak di lunasi oleh penyelenggara pos, maka sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor PER-23/BC/2018 yang berlaku sejak Juli 2018 menyebutkan bahwa SPPBCMP sebagai dokumen sumber piutang dan akan di monitor secara nasional dan terus menerus. Dengan demikian, diharapkan kedepannya PT. Pos Indonesia untuk menyesuaikan dengan peraturan yang ada dan dapat bekerjasama dengan baik dengan Bea Cukai, dengan dibentuknya Forum Group Discussion (FGD) antara Bea Cukai dan PT. Pos Indonesia setiap bulannya.

Kunawi, berharap sharing session yang bertemakan Kerja Bareng dengan PT Pos Indonesia ini, dapat menghasilkan suatu sinergi yang terarah, baik dari segi pengawasan narkotika dan barang illegal, percepatan pelayanan, dan juga tercapainya pungutan negara dalam hal ini tugas dan fungsi Bea dan Cukai sebagai revenue collector.

Jakarta (13/09/2018) – Bea Cukai Pasar Baru mengadakan kegiatan Coffee Morning yang pertama setelah naiknya tipologi Kantor Bea Cukai Pasar Baru dari KPPBC Tipe Pratama menjadi KPPBC Tipe Madya Pabean C pada awal bulan Oktober tahun 2017.  Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 30 stakeholder, baik perseorangan yang menggunakan Consignment Note (CN) dan PIBK maupun badan usaha yang menggunakan PIB, serta dihadiri oleh perwakilan dari PT Pos Indonesia. Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB di Hall  KPPBC TMP C Pasar Baru.

Coffee Morning  ini bertujuan untuk menjalin koordinasi dan sinergi yang baik dengan pengguna jasa guna meningkatkan kualitas pelayanan bea cukai terhadap barang kiriman pos internasional.  Dengan mengambil tema“Kenal Lebih Dekat dengan BC Pasar Baru”, kegiatan dikemas secara interaktif dan santai sehingga membuat peserta lebih dekat dan nyaman dalam berkomunikasi dengan pegawai Bea Cukai Pasar Baru.

Pembukaan oleh pembawa acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Kunawi, selaku Kepala Kantor mengawali acara pagi ini.  Selanjutnya adalah sharing session dan tanya jawab antara peserta dengan pegawai Bea Cukai Pasar Baru.  Setiap pernyataan dan pertanyaan dari pengguna jasa akan langsung ditanggapi oleh pegawai pada bidang terkait, sehingga pengguna jasa langsung mendapatkan jawaban dan solusi yang dibutuhkan.

Menyesuaikan dengan tema yang diusung, pada tiap-tiap meja ditempatkan satu perwakilan pejabat Bea Cukai Pasar Baru, yakni empat orang Kepala Seksi, Kepala Subbagian Umum, hingga Kepala Kantor turut menemani pengguna jasa.   Diskusi ringan berlangsung dengan tetap memperhatikan penjelasan dan materi yang diberikan sembari menyantap makanan ringan yang dihidangkan.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa topik juga dibicarakan seperti proses bisnis barang kiriman, efisiensi pelayanan, hingga terkait larangan dan pembatasan.  Bea Cukai Pasar Baru juga menyampaikan sedikit mengenai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 110/PMK.010/2018 terkait penyesuaian tarif PPh pasal 22 impor yang baru berlaku terhadap dokumen pemberitahuan pabean (PIB) yang mendapatkan pendaftaran di sistem Bea Cukai per tanggal 13 September 2018.  Acara diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah antara para stakeholder  dengan pihak KPPBC TMP C Pasar Baru.

Bea Cukai Pasar Baru? Makin Baik!!!

Kunjungan Bea Cukai Pasar Baru ke Universitas Trisakti dalam acara Customs Goes to Campus

Kamis, 12 April 2018 – Bea Cukai Pasar Baru mengadakan sosialisasi importasi barang kiriman dan pengenalan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) melalui acara Customs Goes to Campus. Acara yang diselenggarakan di Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta, diikuti oleh 200 peserta dari Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti. Salah satu perguruan tinggi yang terletak di Jakarta Barat ini menjadi destinasi pertama Tim Customs Goes to Campus Bea Cukai Pasar Baru dalam kegiatan seminar tersebut.

Kedatangan Tim Customs Goes to Campus mendapat sambutan baik dari kampus ini. Wakil Rektor III Dr. Hein Wangania berharap agar acara dapat berjalan dengan baik dan dapat menyalurkan informasi sebanyak mungkin pada acara tersebut.  Acara seminar ini juga dihadiri oleh Kunawi selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru. Dalam sambutannya, Kunawi menyampaikan pentingnya masyarakat dalam memahami prosedur  yang berlaku dalam impor barang kiriman khususnya melalui Pos Lalu Bea.

Simulasi K-9 mengawali acara betajuk Customs Goes to Campus tersebut pada pukul 12.30 WIB di plaza mahasiswa. Brandy dan Oshira, anjing dari Team K-9 Bea Cukai Kantor Pusat Bea Cukai melakukan aksinya dengan apik. Keduanya berhasil menemukan narkotika yang disimpan dalam tas penumpang yang dalam hal ini diperankan oleh mahasiswa dan civitas akademik Universitas Trisakti. Menurut riwayatnya Oshira dan Brandy telah menggagalkan berbagai upaya penyelundupan barang terlarang baik melalui barang kiriman maupun melalui barang bawaan penumpang.

Acara dilanjutkan dengan seminar Impor Barang Kiriman oleh Baharuddin selaku Kepala Subseksi Hanggar Pabean & Cukai I sekaligus Peneliti Dokumen Tingkat Terampil di Bea Cukai Pasar Baru. Sedangkan materi mengenai NPP disampaikan oleh Wahid Nur Hamzah dari Seksi Penindakan Narkotika Direktorat Penindakan dan Penyidikan.  Pada kesempatan tersebut disampaikan, perlunya  peran masyarakat dalam memahami ketentuan yang berlaku, khususnya mengenai impor barang kiriman, melihat dewasa ini semakin pesatnya e-commerce di Indonesia. Disampaikan juga pentingnya peran masyarakat dalam memberantas narkoba, dan turut aktif menyampaikan informasi kepada penegak hokum bila dicurigai terdapat sindikat narkoba dilingkungan sekitar.

Kegiatan ini merupakan salah satu langkah Bea Cukai Pasar Baru menyebarluaskan informasi mengenai importasi barang kiriman sekaligus pengenalan Narkotika, Psikotropika dan Prekursor kepada masyarakat khususnya mahasiswa Universitas Trisakti. Karena saat ini masyarakat banyak salah paham dengan hadirnya Bea Cukai ditengah-tengah mereka bahkan sering dianggap sebagai beban yang menyullitkan. Oleh karena itu, Tim Customs Goes to Campus berusaha semaksimal mungkin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Instansi Bea Cukai khususnya di sektor importasi barang kiriman dan NPP.