, ,

Webinar Barang Kiriman bersama Pegawai PT. Pos Indonesia

Dalam rangka meningkatkan sinergi dengan PT. Pos Indonesia se Jabodetabek dan Banten, Bea Cukai Pasar Baru melaksanakan Webinar Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 199/PMK.010/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Barang Impor Kiriman dan Pembahasan Mengenai Keberatan pada Kamis, (23/7).

Webinar sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru, Kunawi. Dalam sambutannya, Kunawi menyampaikan bahwa dengan pelaksanaan acara ini dapat meningkatkan sinergi antara Bea Cukai Pasar Baru dengan PT. Pos Indonesia se Jabodetabek dan Banten dalam hal pelayanan di bidang importasi barang kiriman.

Pada kesempatan sosialisasi ditengan pandemi covid-19 ini, dilaksanakan melalui aplikasi zoom meeting dengan jumlah peserta 90 orang dari pegawai kantor Pos Indonesia. Materi webinar pun dikemas dengan sangat menarik, dengan memberikan ruang diskusi yang interaktif dan adanya kuis yang tentunya menambah pengetahuan terhadap materi webinar sosialisasi kali ini.

Dengan dilaksanakannya webinar sosialisasi ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dalam pelaksanaan tugas sehari hari untuk customer service PT. Pos Indonesia meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa dalam importasi barang kiriman.

pic: peserta webinar barang kiriman
, ,

Training Motivasi dengan tema “Bea Cukai Pasar Baru Sambut New Normal”

Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dalam kondisi pandemi covid-19 di era new normal, Bea Cukai Pasar Baru melaksanakan kegiatan Training Motivasi dengan tema “Bea Cukai Pasar Baru Sambut New Normal”.

Pada kesempatan tersebut, training motivasi dipandu langsung oleh Ronal Hutagalung seorang Transformindset Motivator melalui virtual zoom meeting. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pasar Baru.

#beacukairi
#beacukaipasarbaru
#beacukaimakinbaik

, ,

FGD Kebijakan Kementerian Keuangan

Dalam rangka menjalin komunikasi yang baik antar pegawai, Bea Cukai Pasar Baru melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) di lingkungan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pasar Baru pada Senin (15/06). Forum Grup Discussion kali ini mengangkat tema Kebijakan Keuangan Negara dan Kebijakan Sektor Keuangan sebagai crisis relief dalam menangani pandemi COVID19.

Tema tersebut memiliki korelasi dengan tugas dan fungsi pegawai terkait penerimaan negara di bidang Kepabeanan dan Cukai melalui sektor importasi barang kiriman di wilayah Jabodetabek dan Banten. Selain itu, FGD ini juga berfungsi dalam hal meningkatkan kinerja organisasi, bertukar informasi antar pegawai seputar informasi terkini dalam hal keuangan negara serta memberikan ruang dalam menyampaikan info di lingkungan Kementerian Keuangan/Direktorat Jenderal Bea Cukai agar sampai kepada seluruh jajaran.

Pada kesempatan virtual meeting, dibuka langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru, Kunawi. Dalam kesempatan kali ini, Kunawi menyampaikan bahwa pandemi COVID19 yang terjadi di Indonesia berdampak kepada banyak sektor, salah satunya perekonomian negara. “Pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sendiri, kemungkinan akan terjadi pertumbuhan -2,2% dengan memerhitungankan dampak stimulus pembebasan bea masuk untuk 19 industri”, ungkap Kunawi pada virtual zoom meeting.

Diharapkan dengan FGD kali ini, pegawai dapat lebih memahami keadaan keuangan negara di kalda pandemi COVID19, sehingga dapat meningkatkan pola kerja dalam menumbuhkan perekonomian positif di Indonesia, dengan tetap diimbangi menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kerja.

Jalin Sinergi, Bea Cukai dengan PT. Pos Indonesia adakan Rapat SPPBMCP terbuka

Bea Cukai Pasar Baru menggelar video conference melalui aplikasi zoom meeting dengan agenda pembahasan penyelesaian SPPBMCP terbuka dan sebagai upaya koordinasi serta sinergi antara Bea Cukai Pasar Baru dengan PT Pos Indonesia terkait kendala yang dialami selama masa transisi PMK 199 dan masa pandemi Covid-19, pada Kamis (04/06). Video conference tersebut diikuti oleh empat puluh tujuh peserta, yang terdiri dari pegawai Bea Cukai Pasar Baru dan PT. Pos Indonesia.

Pada rapat eksternal melalui video conference tersebut membahas terkait terbitnya tagihan SPPBMCP yang belum diselesaikan dalam masa transisi peraturan Menteri Keuangan Nomot 199 tahun 2019 dan di masa pandemik saat ini. Kegiatan rapat ini dilakukan sebagai upaya penyelesaian SPPBMCP yang belum diselesaikan dengan diskusi interaktif Bersama petugas Kantor Pos Serah di wilayah Jabodetabek dan Banten.

,

P2KP Kepegawaian mengenai New Normal dan Nadine

Dewasa ini, pandemi covid-19 membuat perubahan besar bagi semua sektor, tak terkecuali instansi pemerintahan. Segala bentuk sistem yang dilakukan secara terpusat dan satu tempat kini dipaksa untuk dapat dilakukan di segala tempat.

Bea Cukai Pasar Baru, kembali melaksanakan P2KP terkait Kepegawaian bagi pegawai di lingkungan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pasar Baru, pada Kamis (28/05). P2KP tersebut dapat di bilang mendesak dikarenakan menyinggung terkait hak dan kewajiban pegawai sebagai Aparatur Sipil Negara, diantaranya presensi dan penginputan tugas sehari-hari pada aplikasi Nadine Kemenkeu.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Subbagian Umum, Nurlis Arlini memberikan arahan langsung kepada pegawai. Dalam kegiatan tersebut, Nurlis menyampaikan bahwasanya pegawai harus siap dalam menghadapi kebijakan “new normal” dan tetap bekerja dengan baik dalam pemberian privilege Work From Home.

Tidak hanya itu, materi terkait penginputan tugas pada Nadine juga disampaikan oleh Dwi Handayani, selaku Kepala Subseksi Kepegawaian. Dwi menyampaikan beberapa tahap penginputan tugasku pada Nadine, yang meliputi, rincian tugas, norma waktu, dan output dalam penyelesaian tugas itu sendiri. Dalam hal kaitannya kewajiban presensi pegawai, pada kesempatan yang sama, Ali Murtado selaku staf Kepegawaian menuturkan untuk seluruh pegawai agar dapat melaksanakan presensi sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, yakni mulai pukul 07.00-07.30 WIB untuk absen masuk dan 17.00-17.30 WIB untuk absen pulang.

, ,

Sosialisai Barang Kiriman Melalui Podcast

Penyuluhan dan Layanan Informasi merupakan salah satu unit penting di setiap kantor vertikal DJBC. Fungsi tersebut diantaranya memberikan edukasi, informasi dan sosialisasi kepada masyarakat dan menjadi jembatan penghubung antara bea cukai dan pengguna jasa / masyarakat. Penyuluhan ini, sebelumnya telah rutin dilakukan oleh Subseksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Pasar Baru, baik melalui sosialisasi tatap muka maupun melalui akun resmi media sosial.

Program dan rencana kerja terkait sosialisasi dengan masyarakat dan pengguna jasa yang telah disusun pada kalender tahun anggaran 2020, perlu dialihkan melalui daring/online disebabkan wabah pandemi Covid-19 di Indonesia. Dengan tetap memerhatikan etika dalam penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, Subseksi Penyuluhan dan Layanan Informasi melakukan terobosan untuk terus memberikan pelayanan prima, diantaranya melalui poster, berita, video edukasi dan yang terbaru adalah audio podcast pada aplikasi Anchor dan Spotify.

Sosialisasi barang kiriman luar negeri dilakukan salah satunya melalui podcast, dengan memertimbangkan potensi pendengar di wilayah Jabodetabek dan Banten. Podcast terkait pertauran impor barang kiriman tersebut, di rilis pada 17 April 2020. Melalui hal tersebut, diharapkan masyarakat tetap dapat mendapatkan edukasi yang mudah, terjangkau dan dapat di nikmati kapan saja.

, ,

PPKP Pemberlakuan Pengendalian IMEI

Di tengah pandemi wabah Covid-19 di Indonesia, tidak di pungkiri juga berimbas terhadap pengawasan dan pelayanan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pasar Baru. Sesuai dengan arahan dari pemerintah bahwa sudah harus menerapkan physical distancing di kalangan Kementerian dalam hal ini termasuk satuan kerja di bawahnya, dengan dilakukannya beribadah di rumah, belajar di rumah dan bekerja dari rumah.

Arahan dan himbauan tersebut telah di implementasikan sejak bulan Maret 2020 oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru dan jajarannya. Dengan diberlakukannya bekerja dari rumah (work from home), maka terjadi penyesuaian dalam pekerjaan di Kantor Bea Cukai Pasar Baru. Salah satunya, saat dilaksanakannya PPKP bulanan, maka hal tersebut dilakukan tidak lagi dengan tatap muka namun pelaksanaan PPKP dilakukan secara daring/online melalui aplikasi yang telah disepakati.

Pelaksanaan PPKP tersebut terkait dengan pelaksanaan regulasi IMEI barang kiriman Handphone, Komputer Genggam, dan Telephone (HKT) yang mulai berlaku sejak tanggal 18 April 2020, dengan narasumber Erwin Duadja dari Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai, Kantor Pusat Bea Cukai pada Senin (20/04). PPKP tersebut diikuti oleh seluruh pegawai khususnya unit yang konsen dan berhadapan lagsung dengan regulasi penginputan IMEI HKT pada barang kiriman yang melalui kantor Pos Pasar Baru.

Diharapkan, dalam situasi saat ini, Bea Cukai dapat tetap memberikan pengawasan dan pelayanan penuh dan maksimal kepada masyarakat agar proses lalu lintas barang kiriman tetap berjalan dengan normal, dengan segala kemampuan yang di miliki.

, ,

Meski WFH, Koordinasi Bea Cukai Pasar Baru tetap Berjalan melalui Video Conference

Menunjuk Surat Edaran Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor SE-03/BC/2020 tentang Panduan Teknis Tindak Lanjut Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Bea Cukai Pasar Baru telah melakukan tinjauan ulang dan diskusi terbatas, memutuskan untuk menerapkan Work From Home (WFH). Terhitung mulai 23 Maret 2020, persentase pegawai Bea Cukai Pasar Baru yang melakukan Work From Home sebanyak 40 orang (45,97%), hadir dikantor 39 orang, cuti 4 orang dan Tugas Belajar 4 orang, dengan jumlah keseluruhan pegawai 87 orang.

Kendati pegawai melakukan Work From Home, hal tersebut bukan menjadi halangan dalam melakukan tugas dan fungsi sebagaimana yang biasanya dilakukan di Kantor. Kunawi dalam hal ini Kepala Kantor Bea Cukai Pasar menginisiasi para pejabat dan pegawai di lingkungan Bea Cukai Pasar Baru, untuk melakukan video conference (V-Con) yang diikuti oleh pejabat eselon IV, V dan Pejabat Peneliti Dokumen Tingkat Terampil (PDTT).

Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, video conference tersebut diharapkan dapat memfasilitasi dalam hal koordinasi terkait tugas dan fungsi tiap-tiap unit, serta untuk memudahkan dalam hal monitoring serta komunikasi baik dengan atasan maupun sesama pegawai.

, , ,

Bea Cukai Pasar Baru Atisipasi COVID-19

Menindak lanjuti Surat Edaran Menteri Keuangan dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pasar Baru melaksanakan arahan terkait pencegahan Corona Virus Disease-19 (Covid-19).

Sejak ditetapkan Covid-19 menjadi pandemi global oleh World Health Organization (WHO), Pemerintah Indonesia melalui Kementerian/Lembaga menghimbau agar dilakukan upaya pendektesian dini gejala Corona Virus. Atas hal tersebut, per tanggal 16 Maret 2020, Kunawi selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasar Baru, memberikan arahan untuk melaksanakan deteksi suhu badan di lingkungan Bea Cukai Pasar Baru, baik bagi pegawai, pramubakti dan juga pengguna jasa.

Selain itu, untuk melindungi keselamatan bagi pegawai, setiap pengguna jasa dihimbau untuk mengenakan masker dan memastikan untuk menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan lingkungan Kantor Bea Cukai Pasar Baru.

Dalam hal memastikan kesterilan wilayah Kantor, Bea Cukai Pasar Baru melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan di setiap ruangan kantor, tak terkecuali ruang pelayanan dan Tempat Penimbunan Sementara yang bertempat di Blok F, Gedung Pos Ibukota Jakarta pada Jumat (20/03).

Hal tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk upaya untuk mencegah penularan wabah dan menjamin kesehatan baik dari sisi pegawai maupun pengguna jasa.

Kendati demikian, diharapkan pengguna jasa untuk menaati aturan pemerintah baik pusat dan daerah untuk tetap berada dirumah. Terkait dengan pelayanan barang kiriman, pengguna jasa dapat melakukan via e-mail, webchat, dan media sosial Bea Cukai Pasar Baru untuk mengurangi potensi penyebaran virus melalui pelayanan tatap muka.

,

Mengenal lebih dekat Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG)

[Jum’at, 13 Maret 2020] Dalam rangka meningkatkan keterampilan pegawai untuk meningkatkan tugas dan fungsi pelayanan, menambah wawasan dan pengetahuan pegawai, Kantor Bea Cukai Pasar Baru mengadakan Program Pembinaan dan Keterampilan Pegawai (P2KP) dengan tema Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) yang bertempat di aula Kantor Bea Cukai Pasar Baru.

Acara yang dihadiri oleh seluruh pegawai ini, dibawakan langsung oleh Dwi Wahyu Handayani selaku Kepala Urusan Tata Usaha. Dalam pemaparannya dijelaskan bagaimana peran perempuan dalam dunia pekerjaan, termasuk salah satunya di Kantor Bea Cukai Pasar Baru.

Secara singkat Gender berbeda dengan jenis kelamin karena gender adalah suatu perbedaan peran dan tanggung jawab wanita dan pria yang dibentuk atau dikonstruksikan oleh masyarakat dan bersifat dinamis. Lebih lanjut, dengan definisi yang benar tentang gender, diharapkan masyarakat bisa berlaku sebagaimana pria atau wanita dengan seperangkat hak dan status yang meliputinya.

Dalam masyarakat banyak terjadi kesalahpahaman atas gender dengan wanita dan feminisme. Jika dilihat dari definisi tadi, gender bukan memberikan hal-hal spesial kepada wanita melainkan memberikan kesempatan yang sama kepada pria dan wanita atas suatu hal dengan menimbang kebutuhan dan kesulitannya.

Diharapkan dengan acara ini seluruh pegawai Kantor Bea Cukai Pasar Baru dapat memahami dan menerapkan pengarusutamaan gender sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.