, , ,

Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) tahun 2020

Jakarta- Bea Cukai Pasar Baru menyelenggarakan acara Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) tahun 2020 pada, Kamis (13/08). Kegiatan pemusnahan tersebut bertempat di Aula Bea Cukai Pasar Baru Gedung Pos Ibukota Lantai 3 Jakarta Pusat.

Pemusnahan Barang Milik Negara ini dilakukan dalam rangka tidak dapat dipenuhinya izin impor dari instansi terkait, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Perdagangan, Polri, Karantina dan barang-barang yang ditegah oleh Bea Cukai Pasar Baru dengan alasan barang tersebut merupakan larangan dan/atau pembatasan (lartas) kesusilaan atau mengandung unsur pornografi dan barang yang melebihi batasan pembebasan cukai.
BMN tersebut telah mendapatkan persetujuan pemusnahan sesuai dengan Surat Persetujuan Menteri Keuangan tentang Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kantor Pos Pasar Baru, terdiri atas barang asusila, kosmetik, part senjata, part kendaraan, pakaian bekas, obat-obatan serta barang kena cukai dengan kondisi barang keseluruhan rusak.

Pada kesempatan tersebut, dihadiri oleh tamu undangan dari PT.Pos Indonesia, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Polres Metro Jakarta Pusat, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dan pegawai Seksi Penindakan dan Penyidikan dan Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru. Acara pemusnahan BMN 2020 ini dimulai dengan pemberian kata sambutan oleh Kepala Bea Cukai Pasar Baru, Kunawi dan dilanjutkan dengan penandatangan Berita Acara Pemusnahan oleh Kepala Bea Cukai Pasar Baru Bersama dengan Kepala Kantor SPP Jakarta 10900, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Pasar Baru.
Barang-barang yang dimusnahkan merupakan barang eks kepabeanan dan cukai dengan total perkiraan nilai barang sejumlah Rp. 557.566.800 di antaranya, barang yang mengandung unsur pornografi dan melanggar norma kesusilaan, Peraturan Badan POM nomor 30 tahun 2017, Perkalpolri Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olahraga, Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 2002 tentang Kanrantina Tumbuhan, dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 48 tahun 2015 tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *