SINERGITAS BADAN KARANTINA BERSAMA BEA CUKAI DAN PT. POS INDONESIA

Pada hari Kamis, 18 Januari 2018 bertempat di Aula KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru, diadakan Sosialisasi mengenai Pengawasan dan Tindakan Karantina di Kantor Pos Jakarta dalam rangka impor melalui barang kiriman dengan pembicara drh. Putut Isworo Arimurti sebagai Medik Veteriner Muda BBKP Tanjung Priok. Adapun sosialisasi tersebut dihadiri oleh perwakilan pejabat dan pegawai dari Bea Cukai Pasar Baru dan PT. Pos Indonesia.

Gambar: Kepala Kantor KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru dan narasumber drh. Putut Isworo Arimurti

 

 

 

 

Gambar: Peserta kegiatan Sosialisasi.

Gambar: Perwakilan pejabat Bea Cukai, PT. Pos Indonesia dan Badan Karantina.

 

Dalam Sosialisasi tersebut, pembicara memaparkan bagaimana peran serta Karantina dalam penanganan impor atau ekspor barang kiriman pos yang termasuk dalam pengawasan Badan Karantina, dengan tujuan dapat mencegah pemasukan dan penyebaran Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan/atau Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), menjelaskan jenis barang kiriman apa saja yang wajib diperiksa dan membutuhkan perizinan dari Badan Karantina, dan kegiatan-kegiatan lain dari Badan Karantina yang tergabung dalam 8-P, yakni Pemeriksaan, Pengasingan, Pengamatan, Perlakuan, Penahanan, Penolakan, Pemusnahan, dan Pembebasan.

Gambar: List jenis barang kiriman yang wajib periksa Karantina.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar: Ancaman dan jenis HPHK/OPTK

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam Sosialisasi ini diharapkan meningkatkan sinergitas dan kerja sama yang baik antar ketiga Instansi, yaitu Bea Cukai, PT. Pos Indonesia dan Badan Karantina dalam menjalankan tugas dalam pengawasan impor barang kiriman khusunya yang memerlukan tindakan Karantina, dengan itu maka proses pengawasan barang kiriman impor lebih maksimal dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *